Terwujud
KomTer,Komik Online
Smartphone Mainbitcoin

Pokok Teori Skinner


Menurut Skinner tingkah laku sepenuhnya ditentukan oleh stimulus, tidak ada faktor perantara lainnya. Rumusnya B (Behavior) = f (fungsi) dari S (Stimulus), jadi B = f (S). tingkah laku atau respon (R) tertentu akan timbul sebagai reaksi terhadap stimulus tertentu (S). respon yang dimaksud Skinner adalah respon berkondisi (tingkah laku operan), sedangkan stimulusnya adalah stimulus operan.[1]

Menurut Skinner belajar adalah perubahan dalam perilaku yang dapat diamati dalam kondisi yang dikontrol secara baik. Ada tiga syarat terjadinya interaksi antara organisme dan lingkungannya; ketiga syarat tersebut adalah:

1. saat respon terjadi,
2. respon itu sendiri,
3. konsekuensi penguatan respon. >>Interaksi antara ketiganya disebut contingencies of reinforcement.

Skinner berusaha membuat deskripsi tingkah laku yang dapat dipercaya dan mengontrol pengaruh-pengaruhnya, Skinner mengemukakan dua tipe pokok tentang belajar yakni:

a. Classical conditioning dari Pavlov (Tipe-S)
Proses classical conditioning mengutamakan apa yang dilakukan terhadap organisme untuk menimbulkan perubahan. Dengan kata lain ditetapkan oleh bekerjanya dan adanya stimulus penguat atau stimulus lain secara bersama-sama. Stimulus ini disebut tipe-S untuk membedakannya dengan kondisioning tipe-R yang menyatakan bahwa stimulus penguat bergantung dari suatu respons. Secara tradisional tipe-S dijelaskan sehubungan dengan stimulus yang menarik (eliciting stimulus)dan responnya berupa perubahan belajar yang terdiri dari transfer stimulus kontrol untuk suatu respons dari satu stimulus ke stimulus yang lain.

b. Tipe-R atau operant conditioning
Tipe-R ditandai dengan respon tanpa adanya stimulus yang menarik. Tingkah laku (respon) dikontrol oleh efeknya terhadap lingkungan. Kontras dengan conditioning tipe-S, tipe-R meliputi adanya stimulus penguat setelah timbulnya respon tertentu, jadi stimulusnya sama tetapi ada perubahan pada respons. Belajar menurut operant conditioning adalah proses dimana suatu respon dibentuk karena direinforce oleh perubahan tingkah laku organisme setelah respon terjadi. Dengan demikian respon yang timbul diikuti oleh rangsangan tertentu yang diperkuat oleh respon yang telah dilakukan organisme. Skinner memusatkan perhatiannya kepada operan respon karena sebagian besar tingkah laku manusia dimungkinkan untuk dimodifikasi.

----------------------------
[1] Nana Sudjana, Teori-teori Belajar Untuk Pengajaran, Jakarta, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi, 1990, h.85-87

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014. Terwujud.com | Sumber Informasi Terpercaya - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis