Terwujud
KomTer,Komik Online
Smartphone Mainbitcoin

Menggapai Berkah di Bulan Ramadhan


Ramadhan sebentar lagi berada ditengah-tengah kehidupan kita, bagi umat Islam tentunya menjadi kewajiban mutlak untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan, dan bagi mereka yang menjalankannya dengan niat yang tulus dan mengharap ridha Allah swt, maka balasan pahala yang berlipat ganda akan mereka dapatkan, sebaliknya bagi mereka yang enggan menjalankannya, maka laknat Allah akan segera mereka peroleh.

Menggapai Berkah di Bulan Ramadhan adalah pintu utama kita saat menjalankan ibadah puasa tersebut, berkah itu akan lahir berdasarkan kuantitas dan kualitas puasa yang kita jalankan. Jika puasa tersebut dilaksankan dengan keimanan dan ketaqwaan, maka berkah kehidupan akan kita peroleh bahkan sampai akhir hayat nanti.

Berkah dibulan ramadhan adalah ridha Allah swt kepada orang-orang yang beriman ketika menjalankan ibadah puasa dengan pelaksanaan yang benar-benar dijalankan karena kesadaran diri sendiri tanpa ada keterpaksaan, malu terhadap teman dan karena takut akan dosa.

Berkahnya puasa di bulan ramadhan, juga akan dirasakan dari sisi kehidupan, dari sisi pembentukan moral serta melahirkan kepribadian yang baik, bermoral, berakhlak mulia serta tertanamnya rasa iman dan taqwa kepada Allah swt. Keberkahan puasa di bulan ramadhan tidak saja muncul dan menjadi kebiasaan pada saat ramadhan saja, tetapi akan terus berjalan dan terus berestapet di bulan-bulan selanjutnya. Lalu, apa saja keberkahan Puasa di bulan ramadhan yang bisa kita dapatkan:
Ramadhan-puasa
1. Kejujuran
Puasa mengajarkan kejujuran, sebab melaksanakan ibadah puasa diperlukan kejujuran. Ibadah puasa merupakan ibadah tersembunyi yang hanya diketahui oleh diri sendiri serta Allah swt, begitu besar kesempatan untuk berbohong dengan mengatakan “saya berpuasa” namun kenyataannya tidak berpuasa. Akan tetapi hal itu tentu tidak kita lakukan, mengapa? karena puasa membentuk dan menanamkan kejujuran.

2. Sikap Peduli
Berbondong-bondong umat Islam pada saat ramadhan tiba, disetiap menjelang berbuka puasa memberikan sebagian bukaan mereka ke masjid-masjid dengan tujuan untuk bisa dinikmati oleh umat Islam lainnya yang pada saat itu berbuka puasa di masjid. Pemberian itu lahir dari kesadaran sendiri, tidak ada paksaan dan tidak kewajiban. Rasa kedermawanan tumbuh dengan sendirinya, hal ini mengajarkan bahwa puasa melahirkan sikap kepedulian terhadap sesama saudara. Maka, keberkahan puasa akan terus ada dalam sisi kehidupan kita, apabila sikap kepedulian tersebut tetap menjadi prinsip yang tidak saja dilaksanakan saat-saat ramadhan, tetapi tetap tumbuh menghiasi kehidupan di bulan-bulan lainnya.

3. Komitment, Kuat, Kokoh dan tidak berputus asa
Banyak dari mereka yang berpuasa tetapi tidak sampai pada batas yang ditentukan untuk berbuka, mereka membatalkan puasa mereka karena tidak sanggup, tidak kuat menahan rasa dahaga dan rasa lapar yang terus menyerang mereka dikala mereka sedang bekerja, beraktifitas dan berhadapan dengan tantangan-tantangan lainnya. Namun, tidak sedikit yang mampu mempertahankan ibadah puasanya, terus berjuang walau rasa dahaga dan lapar begitu dahsyat, komitmen untuk terus berpuasa, kuat, kokoh dan tidak berputus asa terus mereka jalankan guna mencapai keridhaan Allah swt. 

Dikala sampai waktu berbuka, maka saat itulah momen-momen yang amat nikmat mereka rasakan karena telah menang melawan hawa nafsu, karena telah menang menghadapi tantangan. Rasa syukur yang tidak terhingga kepada Allah swt terus mereka lantunkan, sebab karena ketulusan niat dan lindungan Allah swt mereka telah sampai pada titik akhir perjuangan untuk tetap berpuasa walau tantangan dan ujian begitu besar menghadang mereka.

Banyak lagi keberkahan ibadah puasa di bulan ramadhan yang bisa kita peroleh, jika puasa tersebut kita jalankan dengan niat yang tulus hanya mengharap ridha Allah swt. Tidak saja kejujuran, rasa peduli, membentuk jiwa dan jasmani yang kokoh, kuat, komitmen serta pantang berputus asa, tetapi berkah di bulan ramadhan akan melahirkan berbagai kebaikan yang bisa kita rasakan saat ini sampai akhir kehidupan kita jika puasa di bulan ramadhan dijadikan sebagai panduan dan pembentuk jasmani rohani sebagai satu sisi kehidupan yang baik.

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014. Terwujud.com | Sumber Informasi Terpercaya - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis