Terwujud
KomTer,Komik Online
Smartphone Mainbitcoin

Mau disayang Istri ?, Cobalah 3 tips berikut ini !


Pernikahan adalah sesuatu yang amat sakral nilainya, sebab pernikahan bukan sekedar melegalkan hubungan suami istri secara agama dan undang-undang saja, akan tetapi pernikahan adalah Negara kecil yang akan anda bangun untuk membawanya ke masa depan yang cerah baik di dunia ini maupun di akhirat kelak.
Keluarga
Namun, apa jadinya jika pernikahan tidak berlangsung lama bahkan dalam hitungan tahun, bulan bahkan hari ada saja pernikahan yang harus ternodai dengan kasus perceraian. Tentunya ini menyangkut dengan keharmonisan dalam rumah tangga, maka dari itu perlu ada kajian dan konsep “Sakinah, mawaddah wa rahmah” yang harus dilestarikan.

Keluh kesah suami yang berujung Poligami
Nah, ini dia salah satu alasan mengapa banyak pria yang nekat untuk berpoligami. Sebenarnya, ada bahasa di dalam Al-quran yang harus dipahami secara mendalam, sebagaimana firman Allah swt:

فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُوا
Artinya:
Nikahilah wanita-wanita (lain) yang kalian senangi masing-masing dua, tiga, atau empat kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil, kawinilah seorang saja atau kawinilah budak-budak yang kalian miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat pada tindakan tidak berbuat aniaya. (QS an-Nisa’ [4]: 3).

Yang perlu kita cermati secara mendalam adalah penggalan ayat فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُوا (kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil). Di sini Allah swt telah memberikan nasehat yang berkenaan dengan makna “Adil”.

Ternyata, hampir 70% istri-istri di Indonesia ini berpendapat bahwa suami mereka yang berpoligami tidak adil kepada mereka, baik itu dari sisi kasih sayang, ekonomi maupun biologis. Ketidakadilan inilah yang menjadikan salah satu pemicu banyaknya kasus perceraian dimana para istri bersemboyan “Aku tak mau kalau aku di Madu”.

Namun, perlu kita cermati “Wahai para suami” bahwa keluh kesah dan ketidakrelaan istri untuk dipoligami harus diketahui secara mendalam, jika alasan istri rasional dan tidak bertentangan dengan Agama serta Undang-undang, maka hendaknya para suamilah yang harus berpikir matang untuk berpoligami, sebab diduakan itu sakit lho…!

Jangan Egois
Dalam Agama Islam bahkan berdasarkan tauladan Nabi Muhammad SAW, istri hanya berkewajiban melayani suami (Dari sisi biologis) saja, selebihnya itu adalah tanggung jawab suami, akan tetapi Rasulullah SAW juga bersabda dengan kesimpulan bahwa istri yang shalehah itu adalah istri yang rela dan ikhlas membantu pekerjaan suami guna meringankan beban suami, dan istri yang demikian akan dimasukkan Allah ke surga.

Namun, banyak para suami yang masih bersikap Egois dengan semboyan “Saya capek, lelah kerja seharian”, lantas dengan semena-mena menganggap pekerjaan istri yang dirumah itu ringan, padahal pekerjaan rumah tangga itulah yang sesungguhnya berat plus membosankan.

Wajar saja, banyak para istri yang akhirnya memutuskan untuk berkarir, sehingga apa yang terjadi ?, timbullah kesenjangan sosial di rumah tangga, hampir 60% pendapatan para istri lebih besar ketimbang para suami.

Akibat karir para istri yang cukup padat, akhirnya menjadikan urusan rumah tangga, urusan anak dan urusan pelayanan (biologis) untuk suami pun selalu berujung pahit dan berujung pertengkaran. So, Masihkan kita para suami bersikap Egois !

Inilah 3 Tips agar Istri sayang kepada kita para suami
Banyak sumber (Al-quran, Hadist, buku dll) sudah saya baca bahkan banyak para ahli (mereka yang sudah merasakan dan berpengalaman) yang telah saya Tanya berkesimpulan bahwa agar disayang istri, hendaknya menerapkan 3 tips berikut ini.

1. Kejujuran
Miss komunikasi selalu terkait dengan adanya kebohongan dan rasa takut sang suami jika hal yang menjadi permasalahan diungkap dengan jujur, seperti ungkapan slip gaji, pulang kemaleman, barusan dari mana, pergi dengan siapa, ini dan itu untuk apa dan hal yang lainnya.

Sering kali para suami takut untuk menyerahkan seluruh gajinya (sebagai contoh kecil) kepada sang istri dengan alasan takut kalau si istri tidak pintar berhemat, lho mas bro kan sebelum nikah kudu cek dulu tu calon istrinya, gunakan semboyan “Aku harus dapat istri yang siap dibawa susah dan senang”. Kalau kita sudah menikah, tentu kita sudah tahu 90 % bagaimana prilaku istri kita, jangan sampai beli kucing dalam karung.

Tahukah anda bahwa konsep kejujuran ini jika anda terapkan di dalam rumah tangga anda, maka secara otomatis rasa khawatir istri tidak akan ada, sebab dia tahu kalau anda ini orangnya jujur. Selain itu, kejujuran suami terhadap istri juga mendapat ridha dari Allah dan akan selalu dipayungi dengan keberkahan dan rahmat, sehingga apapun yang anda usahakan untuk istri anda akan berjalan dengan penuh kasih sayang dari Tuhan juga.

Jadi, jika istri mau sayang kepada anda, cobalah menerapkan tips kejujuran ini.

2. Senyum penuh canda
Saya ingat betul dengan ceramah ustadz dikampung saya tentang pernikahan. Kalimatnya kurang lebih seperti ini “saat pacaran: ketika sang kekasih tersandung, lalu sang pria mengatakan: mana yang sakit dek, tapi setelah menikah dan berlangsung 2 tahun kejadian itu terulang kembali, sang suami mengatakan: dimana matamu kau taruh”. Walaupun ustadz itu bercanda di celah-celah ceramahnya, tapi hal ini adalah fenomena sekaligus realita yang sungguh ironi diatas eroni.

Untuk mengatasi hal demikian, maka sang suami bisa menerapkan tips Senyum penuh canda. Coba setelah menikah, biasakan diri anda untuk selalu senyum dan bercanda dengan istri. Senyum dan canda itu akan menghiasi rumah tangga anda dengan komunikasi yang lancar, sehingga apapun yang menjadi masalah dalam rumah tangga akan selalu dihadapi dengan senyum dan canda yang tentunya tidak akan menghasilkan pertengkaran.

3. Jangan marah yang berujung Fisik
Setiap manusia memang punya batas kesabaran dan rumah tangga tentu tidak akan nikmat tanpa ada bumbu pertengkaran, sebab itulah kehidupan. Tidak ada pernikahan yang lurus saja, tidak ada pernikahan tanpa ada pertengkaran, akan tetapi pertengkaran tidak menjadi sesuatu yang berujung pada perceraian, namun pertengkaran dijadikan pengalaman dan pembelajaran untuk tidak terulang kembali.

Kasus perceraian juga banyak terjadi di Indonesia akibat marah yang berujung KDRT. Oleh karena itu, supaya istri anda tetap sayang dan cinta kepada anda, terapkan lah tips ini, jangan sampai anda marah yang berujung KDRT.

Kalaupun anda harus marah kepada istri anda, maka marahlah dengan sikap saja atau marahlah anda dengan kalimat nasehat yang tegas, sehingga marah anda itu bermakna. Selain itu, anda boleh marah jika istri anda memang pantas untuk dimarahi, rujuklah Al-quran dan hadis dimana ketika istri melanggar perintah suami yang memang benar dalam Agama Islam, maka tegurlah istri dengan nasehat tegas bukan marah yang berujung kekerasan fisik.

^^ So, inilah untaian kalimat per kalimat yang menjadi nasehat untuk kita semua khususnya saya, semoga dengan menerapkan 3 tips di atas, rumah tangga yang anda bina saat ini menjadi rumah tangga yang harmonis dan anda pun akan menjadi suami idaman istri, amiiin.

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

16 komentar

Jangan lupa kasih uang belanja yg banyak dan bikin istri merem melek nikmat hahaha

Balas

Usul mas, jangan lupakan tanggal dan hari penting, misalnya ultahnya, ultah pernikahan, ultah anak

Balas

setujuh...
kejujuran memang sangat perperan dalam segala hal,apalagi dalam hubungan suami istri

Balas

Harus jujur untuk disayang istri, karena kalau sudah jujur semuanya akan menjadi lancar.

Balas

wah...semarah-marahnya jangan sampai main fisik, kalau bisa mah pas lagi marah peluk ajah sang istrinya sambil ngomel, kayanya lebih afdol deh.


Saya Mohon Maaf lahir batin ya mang

Balas

Wadaw kalau saya mah belum bisa memperaktekannya karena saya belum menikah, tapi ini bisa saya coba nanti kalau sudah menikah, ahi hi hi.

Balas

Bener banget Mang... :D

Balas

Makasih mas atas share artikelnya...
3 tips di atas sangat cocok buat para suami, supaya bisa membuat istri tersenyum terus...
Salam,

Balas

Jangan lupa uang belanjanya lebih :)

Balas

Setuju dengan mang lembu

Balas
This comment has been removed by the author.

Saling pengertian juga penting lho.. saling menghargai dan saling2 yang lainnya yang positif tentu saja, semua pasti akan menambah keharmonisan dlm rumah tangga.

Balas

setuju juga saya sama pendapat mang lembu

Balas

Saya juga ikutan setuju sam mang lembu.. :v

Balas

Kayaknya kita senasib kang,,,, :D

Balas

Menurutku kejujuran yang palingpenting kayaknya kang.. heheh
jujur saat ngasih duit gajih sama sang istri,, jangan sampe ditilep dulu... :v

Balas

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014. Terwujud.com | Sumber Informasi Terpercaya - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis