Terwujud
KomTer,Komik Online
 UsiTech
Plakat

Untung ada Traveloka, Pulang Kampung Ngak Jadi Batal


Memang kelalaian adalah sifat manusia yang tidak bisa dihilangkan, termasuk saya. Lebaran beberapa bulan yang lalu adalah momen yang sangat saya tunggu-tunggu, bagaimana tidak !, rindu dengan ibu, ayah, adik dan saudara serta kampung halaman menjadi alasan yang cukup kuat untuk mudik ke kampung halaman. Tidak saya saja yang seperti itu, semua yang ikut merasakan kegembiraan mudik pasti alasan utamanya sama seperti alasan saya.
Traveloka
Pulang Kampung hampir ditunda
Nah, ini dia pengalaman berharga yang patut untuk dijadikan pelajaran bagi kita semua. Terus terang, saya itu mudah mabuk diperjalanan, jadi satu-satunya alat transportasi ke kampung saya adalah kereta api.

Pemesanan kereta api di tempat saya harus dilakukan minimal 2-3 hari sebelum keberangkatan untuk hari biasa, namun untuk hari besar seperti lebaran, pemesanan harus dilakukan minimal 1 bulan sebelum keberangkatan.

Pemesanan 1 bulan sebelum keberangkatan saat mudik lebaran harus dilakukan, hal tersebut disebabkan jumlah dan tingkat pemesanan begitu padat, hal itu terjadi karena pemesanan tiket kereta api bisa dilakukan secara online, jadi cukup dirumah saja saya bisa pesan tiket tanpa harus ke loketnya.

Kembali ke awal permasalahan
Istri saya sudah mengingatkan untuk melakukan pemesanan secepat mungkin, dia takut kehabisan tiket jika tidak dipesan 1 bulan sebelum keberangkatan. Namun, saya tidak begitu memperdulikan, karena saya berpikir, 1 minggu sebelum keberangkatan masih bisa dipesan. Lalu apa yang terjadi setelah itu?

Akhirnya apa yang ditakutkan istri saya menjadi kenyataan. Tepatnya 1 minggu sebelum keberangkatan saya melakukan pemesanan tiket kereta api dan tiket yang saya pesan telah habis dipesan. Saya memilih kelas Ekonomi yang berkisar Rp. 30.000/orang, kelas ekonomi memang menjadi favorit semua orang apalagi untuk fasilitas di dalam kereta tidak jauh berbeda dengan kelas bisnis dan eksekutif.

Tapi apa daya, tiket kelas ekonomi sudah habis. Tidak kehabisan akal, saya melihat daftar untuk kelas bisnis, ternyata kelas bisnis juga habis diborong. Satu-satunya tiket kereta api yang tersedia adalah kelas eksekutif.

Jika saya memesan tiket kereta api kelas eksekutif, maka saya harus banyak mengeluarkan uang sebab harga tiket kelas eksekutif sebesar Rp. 150.000/orang. Bayangkan, untuk sekali berangkat saya harus mengeluarkan sebesar 150.000 x 5 orang=750.000, sementara jika dibandingkan dengan tiket kelas ekonomi saya hanya mengeluarkan Rp. 150.000 saja. Waduh, begitu menyesalnya saya waktu itu, sehingga keberangkatan hampir tertunda.

Istri menyarankan untuk naik bus saja, sebab harga tiket bus hanya Rp. 70.000/orang, namun saya tidak bisa sebab mabuk diperjalanan, sebagaimana yang saya jelaskan di atas tadi.

Untung ada Traveloka
Memang kalau rejeki ngak kemana. Saya tidak kehabisan akal, saya yakin pasti ada jalan untuk mengatasi hal ini. Saya menggunakan jasa traveloka untuk memesan tiket kereta api, dan keberuntungan datang pada saya, apa itu?

Hemat, Murah dan untung itulah yang saya rasakan. Saya mendapat diskon dari pemesanan tiket kereta api di Traveloka dengan diskon gede-gedean, duh memang rejeki saya saat itu, jadi uang yang harus saya bayarkan tidak sampai Rp. 750.000.

Pesan di Traveloka ternyata Mudah banget lho !
Mudah sekali melakukan pemesanan tiket kereta api di Traveloka, ngak ribet, ngak lama dan ngak pusing. Traveloka memberikan panduan dan tutorial gambar tentang bagaimana cara memesan tiket kereta api dengan lengkap dan rinci. Secara singkat, yang perlu anda lakukan untuk pemesanan tiket kereta api adalah :
  • Cari Rute Perjalanan
  • Pilih Jadwal Kereta Api
  • Detail Penumpang
  • Pilih Kursi
  • Pembayaran
Keunggulan pesan Tiket di Traveloka
Banyak sekali keuntungan jika kita memesan tiket kereta api di traveloka, diantaranya adalah:

1. Partner resmi KAI
Traveloka bekerja sama dengan PT KAI dan resmi menjadi Partner mereka. Jadi, traveloka itu bukan sejenis calo, jadi ngak perlu takut ya !

2. Passenger QuickPick
Dengan Passenger QuickPick kita dimudahkan untuk booking lebih cepat. Kita bisa menghemat waktu hanya dengan mengisi semua detail penumpang dan hanya satu klik saja kemudian tinggal menambahkan detail ke dalam Passenger QuickPick, maka kita tidak perlu repot-repot lagi memasukkan secara manual data-data penumpang, gimana mudah bukan !

3. Pilih kursi
Ini dia yang saya suka. Kita dibebaskan untuk memilih kursi mana yang mau kita duduki dengan syarat kursi tersebut masih kosong. Jadi, saya ngak takut anak dan istri saya tidak berada pada kursi yang sama, sebab kursi untuk kami sekeluarga bisa ditentukan sendiri.

4. Last Minute Booking sampai 3 jam sebelum keberangkatan
Kalau yang ini paling saya suka, jadi apa yang menjadi masalah yang saya alami telah terselesaikan dengan adanya pilihan ini. 3 jam sebelum kereta api berangkat, saya masih bisa pesan tiket.

^^ Masih banyak sekali keunggulan dan keuntungan menjadikan Traveloka untuk memesan tiket kereta api, dan sampai saat ini saya masih setia dengan traveloka, jadi kalau mau pesan tiket, cukup dengan membuka aplikasi traveloka, kemudian saya melakukan pemesanan, tidak sampai 3 menit, proses pemesanan tiket selesai. Oya, bagaimana dengan anda?
Mau Pesan Tiket Kereta Api, Traveloka aja !

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Previous
Next Post »

2 komentar

Jadi terbantu kan mas kalau ada Traveloka....pesen tiket, hotel dan pulsa ada dalam genggaman. Bisa kapanpun juga dan dimana ppun...

Balas

sha kalo pesen hotel di traveloka, lebih muraah :)

Balas

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014. Terwujud.com | Sumber Informasi Terpercaya - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis