Terwujud
KomTer,Komik Online
Smartphone Mainbitcoin

Rezeki itu Ibarat Pohon Mangga


Pada hakikatnya Rezeki itu tidak dapat diukur dari uang saja, namun untuk saat ini sepertinya uang menjadi prioritas utama dalam menapaki kehidupan di bumi ini. Walaupun demikian, mendapatkan uang tentunya harus pada jalur yang benar yang sesuai dengan ketentuan Agama.

Jika diibaratkan, maka rezeki itu seperti pohon mangga, lho kok gitu??????? sebelum saya menjawab alasan dari artikel ini, yukk mari kita analisis terlebih dahulu beberapa asumsi orang mengenai rezeki.
Kok saya miskin ya,...
Kok saya belum kaya ya,..padahal saya dah berusaha
Kok uang saya sedikit ya, apa digondol tuyul,.....
Kok dia bisa banyak duit padahal ndak pernah shalat, jarang sedekah apalagi apalagi zakat
Saya sering shalat, selalu sedekah, berbuat baik, sering berdoa, tapi kok masih miskin, Apa Tuhan ndak adil ya!!!
Kok,...kok,...kok,.........!!!
Beberapa uangkapan diatas merupakan realita ungkapan sebahagian orang jika dikaitkan dengan rezeki, ada yang miskin ingin kaya, yang kaya mau lebih kaya lagi, yang lebih kaya ingin menjadi yang terkaya dan sebagainya.

Rezeki itu Ibarat Pohon Mangga
Tapak tilas kehidupan ini tentunya tidak terlepas dari pantauan dan ijin sang Maha Kuasa, selain doa dan usaha tentunya ada sebuah peraturan yang mau tidak mau atau suka tidak suka harus kita ikuti, apa itu???ketentuan Tuhan dalam memberi rezeki.

Tapi tunggu dulu, masih ingat "tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum dia merubahnya" nah,...inilah yang saya maksud dengan analogi Rezeki itu Ibarat Pohon Mangga. Yuk !! kita analisis secara mendalam.

Jangan pernah salahkan Tuhan ya,..sebab rezeki itu ibarat Pohon mangga yang berbuah lebat dan buahnya tidak akan pernah habis sampai akhir masa, berapapun buah tersebut diambil tetap saja akan terus berbuah "patah satu tumbuh seribu".

Lalu apa kaitannya dengan rezeki,..Begini analoginya:
  • A: mengambil buah mangga dengan memanjat pohonnya dan memetik satu-tiga dan memasukkannya ke dalam karung
  • B: mengambil buah mangga menggunakan beberapa anggotanya, ada 3-5 orang yang membantunya mengutip buah mangga
  • C: mengambil buah mangga dengan menebang buah mangga tersebut dan memberondong buahnya secara membabi buta
  • D: mengambil buah mangga menggunakan galah/alat penjolok dan menjolok-jolokkan buah mangga satu persatu (dengan harapan ada yang kena dan jatuh)
  • E: mengambil buah mangga dengan menunggu buah tersebut jatuh sendiri
Apa analogi/iktibarnya dalam kehidupan nyata:
A: mencari rezeki dengan keahlian atau dengan keterampilan yang dia miliki
B: mencari rezeki dengan kepintaran, kecerdasan dan menggunakan Imajinasi akalnya
C. mencari rezeki dengan jalan pintas alias serakah, korupsi, menang sendiri dll
D. mencari rezeki dengan tenaga, otot tanpa point A dan B
E. mencari rezeki dengan welas kasih orang, harapan palsu, menunggu uang datang dari langit dll

Nah,..dari 5 Point di atas, mana yang paling efektif? tentunya Point B. mengapa? mencari rezeki itu tidak saja mengandalkan otot dan tenaga, tetapi dalam mencari rezeki itu harus menggunakan ilmu, kepintaran, kecerdasan dan imajinasi bahkan adanya kerja sama (tidak mau menang sendiri).

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

Bener banget itu gan... Sangat setuju... maknya ada istilah silaturahmi, usaha dan doa.. :)

Balas

Terima kasih atas dukungannya mas irpan sah, semoga artikel ini bermanfaat ya!!

Balas

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014. Terwujud.com | Sumber Informasi Terpercaya - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis