Pekerjaan merupakan salah satu bagian kehidupan yang tidak akan terlepas dari manusia sebagai penyambung ekosistem kehidupan di dunia ini. Terkait dengan pekerjaan tidak akan terlepas dari namanya surat lamaran, sebab jika anda belum mempunyai pekerjaan, tentu anda akan membuat proposal atau istilah umumnya disebut surat lamaran kerja. Sebenarnya banyak sekali faktor penyebab lamaran anda ditolak, hal itu terlihat dari:
Dari 5 poin di atas, perlu diperhatikan juga tentang kesalahan dalam membuat surat lamaran, baik dari sisi penulisan, ejaan, cara penyampaian dan arah tujuannya. Lalu bagaimana cara agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali? Berikut penjelasannya:
1. Ketahui Spesifikasi Tempat Lamaran
Kesalahan yang cukup fatal adalah ketidaktahuan pelamar saat membuat tujuan lamarannya. Untuk keluar dari permasalahan tersebut, sebaiknya ketahui dahulu tempat yang akan anda tuju baik dari sisi alamat, tempat, kebutuhan, lowongan dan lain sebagainya. (Baca: Cara Meningkatkan Produktivitas Pekerjaan Secara Optimal)
2. Kuatkan dengan Informasi pekerjaan
Jika anda menemukan informasi tentang lowongan pekerjaan, maka berikan tanda bukti info tersebut. Hal ini menjadi penguat jika perusahaan tersebut benar-benar mencari karyawan baru, sehingga dengan demikian lamaran anda bisa 75% diterima. (Baca Juga: 6 Alasan Karyawan Mengundurkan Diri dari Pekerjaannya)
3. Informasi Data yang lengkap
Berikan format tersendiri untuk menjelaskan tentang data anda secara lengkap, baik dari sisi riwayat hidup, pengalaman hingga keahlian yang anda punya. Hal ini akan mempermudah penerima lamaran untuk mengklasifikasikan anda untuk ditempatkan ke bagian yang sesuai dengan keahlian anda tersebut.
4. Bahasa baku dan resmi
Untuk membuat lamaran perlu menggunakan bahasa yang baku dan formal. Buatlah lamaran anda dengan bahasa serta penjelasan yang baik dan benar sesuai dengan EYD atau tata bahasa yang standar. (Lihat: Cara Membuat Penilaian Kinerja yang Tepat dan Efektif)
5. Gunakan penjelasan yang singkat, tepat, padat dan mudah dimengerti
Jangan terlalu banyak menjelaskan atau membuat isi dari lamaran anda, buatlah sesuai dengan kebutuhan dan pejelasan yang tepat, padat, singkat dan mudah dipahami. Hindari penggunakan kata atau kalimat yang bertele-tele dan membuat kepala puyeng untuk memahaminya.
6. Periksa kembali tulisan anda
Jangan menganggap bahwa tulisan lamaran anda sudah benar, coba periksa kembali mana tahu ada salah pengetikan, kurangnya huruf atau apalah itu. Walaupun sepele, tapi hal ini terkadang menjadi tolak ukur bagi perusahaan tempat anda melamar, bisa saja dari sisi psikologi, kedisiplinan, ketelitian atau hal-hal yang lain yang bisa dinilai dari sisi tulisan dan penjelasan anda. (Baca Segera: Inilah Cara Efektif Menghadapi Persaingan di Tempat Anda Bekerja)
7. Berdoa
Langkah terakhir adalah berdoa kepada Allah swt (Tuhan sang Pencipta). Apapun dan bagaimanapun, kalau Tuhan mengijinkan anda bekerja di perusahaan tersebut, anda akan dipanggil dan langsung diterima. Maka dari itu, dalam melakukan hal apapun, jangan lupa meminta ijin kepada Allah swt, sebab itulah kunci keberhasilan.
- Lowongan sudah tutup
- Karyawan yang dibutuhkan sudah cukup
- Spesifikasi keahlian tidak tepat untuk anda
- Persaingan yang cukup ketat
- Kesalahan membuat lamaran
1. Ketahui Spesifikasi Tempat Lamaran
Kesalahan yang cukup fatal adalah ketidaktahuan pelamar saat membuat tujuan lamarannya. Untuk keluar dari permasalahan tersebut, sebaiknya ketahui dahulu tempat yang akan anda tuju baik dari sisi alamat, tempat, kebutuhan, lowongan dan lain sebagainya. (Baca: Cara Meningkatkan Produktivitas Pekerjaan Secara Optimal)
2. Kuatkan dengan Informasi pekerjaan
Jika anda menemukan informasi tentang lowongan pekerjaan, maka berikan tanda bukti info tersebut. Hal ini menjadi penguat jika perusahaan tersebut benar-benar mencari karyawan baru, sehingga dengan demikian lamaran anda bisa 75% diterima. (Baca Juga: 6 Alasan Karyawan Mengundurkan Diri dari Pekerjaannya)
3. Informasi Data yang lengkap
Berikan format tersendiri untuk menjelaskan tentang data anda secara lengkap, baik dari sisi riwayat hidup, pengalaman hingga keahlian yang anda punya. Hal ini akan mempermudah penerima lamaran untuk mengklasifikasikan anda untuk ditempatkan ke bagian yang sesuai dengan keahlian anda tersebut.
4. Bahasa baku dan resmi
Untuk membuat lamaran perlu menggunakan bahasa yang baku dan formal. Buatlah lamaran anda dengan bahasa serta penjelasan yang baik dan benar sesuai dengan EYD atau tata bahasa yang standar. (Lihat: Cara Membuat Penilaian Kinerja yang Tepat dan Efektif)
5. Gunakan penjelasan yang singkat, tepat, padat dan mudah dimengerti
Jangan terlalu banyak menjelaskan atau membuat isi dari lamaran anda, buatlah sesuai dengan kebutuhan dan pejelasan yang tepat, padat, singkat dan mudah dipahami. Hindari penggunakan kata atau kalimat yang bertele-tele dan membuat kepala puyeng untuk memahaminya.
6. Periksa kembali tulisan anda
Jangan menganggap bahwa tulisan lamaran anda sudah benar, coba periksa kembali mana tahu ada salah pengetikan, kurangnya huruf atau apalah itu. Walaupun sepele, tapi hal ini terkadang menjadi tolak ukur bagi perusahaan tempat anda melamar, bisa saja dari sisi psikologi, kedisiplinan, ketelitian atau hal-hal yang lain yang bisa dinilai dari sisi tulisan dan penjelasan anda. (Baca Segera: Inilah Cara Efektif Menghadapi Persaingan di Tempat Anda Bekerja)
7. Berdoa
Langkah terakhir adalah berdoa kepada Allah swt (Tuhan sang Pencipta). Apapun dan bagaimanapun, kalau Tuhan mengijinkan anda bekerja di perusahaan tersebut, anda akan dipanggil dan langsung diterima. Maka dari itu, dalam melakukan hal apapun, jangan lupa meminta ijin kepada Allah swt, sebab itulah kunci keberhasilan.
Wahh sangat bermanfaat sekali ini mas tipsnya untuk temen temen yang belom bekerja :)
ReplyDeletebelum pernah nglamar kerja nih Pak, ternyata ada tips trik nya toh biar nggak salah... hehe ^_^
ReplyDeleteSayang banget sudah nggak laku lagi kerja dikantoran jadi cukup nyimak saja cuma dulu waktu buat lamaran mencontoh yang sudah jadi lebih praktis
ReplyDeleteAlhamdulilah mas dulu saya lewat email dan langsung ditelfon... Hehe
ReplyDeletemakasih gan...dulunya saya masih ingat kalau mau bikin lamaran kerja, ya datang ke tempat kawan saya dan minta dia bantu dia yang buatin....tapi gak juga dapat pekerjaan. tapi sekarang saya bersyukur malah ditarik sama dinas daerah sendiri walau masih honor. ok gan makasih infonya. salam sahabat blogger.
ReplyDeleteTipsnya oke juga Mas, terutama Berdoa, karena penting bagi kita untuk berdoa sebelum melakukan sesuatu dan setelahnya
ReplyDeletewah berarti banyak sekali yang diperhatikan dalam melamar, tapi jadi nambah wawasan buat saya yang masih kuliah
ReplyDeletewah cocok banget nih mas , saya kadang sering membuat kesalahan dalam melamar pekerjaan, terimakasih banyak ilmunya dah di bagikan,tak bookmark dulu mas
ReplyDeletewah cocok banget nih mas , saya kadang sering membuat kesalahan dalam melamar pekerjaan, terimakasih banyak ilmunya dah di bagikan,tak bookmark dulu mas
ReplyDeleteSangat membantu dalam memperbaiki yang tak disadari oleh kita, makasih mas. ^.^
ReplyDeleteDulu saya sering membuat lamaran pekerjaan karena nganggur mas.
ReplyDeletesayangnya saya tidak pernah membuat surat lamaran, so karna saya hanya lulusan sekolah dasar, semoga saja yang mempunyai ijazah yg sekolahnya tinggi, berkat artikel maz ibrahim, bisa membuat surat lamaran dengan rapi dan lebih baik lg...
ReplyDeleteJangan lupa, kopinya di siapkan...:)
Saya waktu ngelamar jadi PNS dulu sudah ada format lamarannya hanya saja harus tulis tangan
ReplyDeletejadi tepat sasaran dan efektif dalam membuat lamaran kerja..siip artikelnya
ReplyDeletenah kalo mau melamar cewek jangan yg sudah nikah :)
betul
Deletentar digebukin hansip
Jd keinget dulu waktu lulus sekolah,,, pinjam sana-sini surat lamaran temen :)
ReplyDeletediterima atau ditolak mas?
Deletealhmdllh diterima dr beberapa kali melamar mbak imer, kebanyakan kegagalan di test wawancara,,,
Deletesangat bermanfaat nich bagi mereka yang lagi mau melamar kerjaan, kalau saya sich maunya dilamar saja :)
ReplyDeleteYang penting gaya bahasanya harus EYD ya, karena keseringan berucap pakai bhasa gaul.. jd suka lupa klo mau nulis lamaran yg baik dan bener... terimakasih mas
ReplyDeletewahh bener deh Mas, saya paling puas dulu lamaran ditolak.
ReplyDeleteammpuuun sampai capek ngelamarnya. tapi saya tetep nekad tuh, haha
Mantab bener kang informasinya, tentunya tips ini bermanfaat bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan , agar untuk membuat surat lamaran kerja bisa efektif, trims infonya
ReplyDeletemencari kerja itu hampir sama dengan mencari jodoh, harus banyak berusaha, bersabar dan berdoa :)
ReplyDeletewah tips sangat bagus pak, berguna bagi sya siapa tau suaktu saat saya berniat melamar pekerjaan di tempat lain
ReplyDeleteYang paling penting berdoa Kang agar segala urusan di mudahkan.
ReplyDeleteya itu yang paling utama
DeleteAda beberapa syarat yg belum terpenuhi ketika melamar pekerjaan dan tidak keterima, disitu kadang saya merasa sedih :D
ReplyDeleteSayangya saya cuma jaga kayu saja kang?
ReplyDeletebagus juga mas tipsnya, soalnya kadang pihak perusahaan/instansi melihat tulisan saja bisa membaca pribadi pelamar
ReplyDeleteSangat menginspirasi jadi memudahkan kita buat merevisi, makasih mas.
ReplyDeletedulu bingung sangat mau buat surat lamaran, sekarang lebih mudah dengan kemajuan teknologi. contohnya dapat masukan dari mas ibrahim sembari ngopi di dalam kamar :D
ReplyDeletesangat setuju mas apalagi poin terakhir adalah "berdoa" pengalaman pribadi cara nulis sudah sesuai cuma belom di panggil juga, namun alhamdulillah sekarang sudah bekerja, ini artikel cocok untuk joob seeker terutama yang baru lulus sekolah, thx mas share nya
ReplyDeletekalo menurut saya ya mas,, surat lamaran kerja itu memang harus memakai Bahasa baku dan resmi ya mas,, soalnya kemaren teman saya membuat surat lamaran kerja,trus diserahin,, eeehh ternyata suratnya balik lagi alasannya karena bahasa surat tersebut...
ReplyDeletedalam membuat surat lamaran udah pasti bahasa yang di terapkan harus resmi ya pak,salah penulisan aja bisa jadi penghambat di terimanya kerja :)
ReplyDeletewah, coba artikel ini udah ada sepuluh tahun yg lalu :D
ReplyDeleteIni yang masih aku bingungin, Bang.. Apalagi disuruh bikin dalam bahasa Inggris. Wkwkwk :D
ReplyDeletemantap gan info na, cocok banget buat ane yang lagi cari kerjaan
ReplyDeletesaya sudah lupa pak seperti apa ya surat lamaran kerja saya dulu. :D tapi tips nomor 7 banget tuh (y)
ReplyDeletejaman sekarang susah ngelamar kerja.harus ada kenalan baru mudah mas.kadang surat lamaran udah dijadikan formalitas aja..
ReplyDelete.Terima kasih nih gan, saya gapernah keterima setiap kali mengantar lamaran kerja.
ReplyDelete.Belum rezeki mungkin yak. :/
.Thanks gan tipsnya.
Beda jauh ya dengan surat lamaran untuk bekerja di Korea Selatan? :D
ReplyDelete