Terwujud

Khutbah Jumat: 4 Tipe dan Kemauan Seseorang Untuk mempelajari Ilmu Pengetahuan Sebagai wujud untuk Menggapai Kesuksesan di dunia dan Akhirat



Jika bermanfaat, Mohon di Share ya !, jika ada unek-unek komen aja
4 Tipe dan Kemauan Seseorang Untuk mempelajari Ilmu Pengetahuan Sebagai wujud untuk Menggapai Kesuksesan di dunia dan Akhirat
Oleh: Ibrahim Lubis, M.Pd.I
Khutbah Jumat
Ada Sebuah Ilustrasi berupa cerita tentang seorang anak yang bertanya kepada ayahnya terkait dengan kebanggaan sang anak kepada ayahnya dimana ayahnya tersebut menjadi orang yang sukses. Di tengah-tengah mereka berdua sedang bersantai, maka sang anak bertanya kepada sang ayah;

Anak bertanya: Pak, bagaimana bapak bisa menjadi pengusaha sukses seperti sekarang ini?
Sang ayah menjawab; Ayah sukses itu karena perjuangan dan tekad yang kuat untuk belajar wahai anakku.

Anak bertanya: memang kalau mau sukses itu harus belajar dulu ya pak?
Sang ayah: tentu wahai anakku, sebab belajar itu merupakan jembatan kamu mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan, dan dari ilmu pengetahuan yang telah kamu peroleh tadi akan menghantarkan dirimu ke tempat tujuan kamu.

Anak bertanya; pak, kalau mau menggapai cita2, apakah saya harus terus belajar?
Sang ayah: pasti anakku, sebab menuntut ilmu itu telah menjadi kewajiban bagi umat Islam khususnya ilmu keimanan kepada Allah. Tahukah dirimu wahai anakku, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913)

Sang ayah: Wahai anakku, maukah dirimu bapak ceritakan tentang 4 kreteria dan minat manusia dalam belajar? Dan dirimu akan tahu mana yang akan kamu pilih nantinya!
Sang Anak: Mau Bapak, coba ceritakanlah hal tersebut.


Sang Ayah: Baik anakku.
Wahai anakku, manusia merupakan makhluk Allah yang diciptakan sebagai khalifah dimuka bumi, sebelum Nabi Adam as turun ke bumi ini, maka Allah telah mengajarkan beliau berbagai ilmu pengetahuan sebagaimana firmannya:

وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَٰؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِي
Artinya,”Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,”(al-Baqarah [2]: 31-32)

Wahai anakku, dua hari yang lalu bapak begitu merenung saat menyaksikan banyak orang yang berkerumun tepat di bawah pohon mangga yang begitu lebat buahnya.

Sang anak: Mengapa bapak merenung?, Tanya sang anak !, sambil tersenyum sang ayah menjawab;
Sang ayah: tahukan kamu apa yang bapak renungkan?, yang bapak renungkan adalah bahwa posisi bapak saat ini sudah mencapai posisi puncak sehingga bapak bisa mendapatkan buah mangga yang begitu lebat tanpa harus menunggu mangga jatuh, menjolok mangga bahkan memanjat mangganya.

Sang anak menggaruk-garuk kepalanya karena bingung, dan dengan kebingungannya itu lantas iya bertanya, Emang apa sih pak hubungan antara “pohon mangga yang lebat dengan posisi kesuksesan bapak saat ini?”

Sang Bapak lantas menjawab, inilah yang akan bapak ceritakan kepadamu. Tahukan kamu, orang yang Belajar atau menuntut ilmu itu sama dengan orang yang sedang ingin mendapatkan buah mangga tadi.


Saat bapak menyaksikan mereka dalam mendapatkan buah mangga, ada 4 kreteria yang bisa kamu jadikan renungan. Tahukah kamu 4 tipe/kreteria tersebut? Inilah ke 4 tipe tersebut:

1. Menunggu Mangga Jatuh
Bapak melihat ada banyak orang yang hanya duduk saja di bawah pohon mangga. Yang mereka lakukan hanya menunggu mangganya terjatuh, dan jika buah mangga terjatuh barulah mereka sibuk mengutipnya. Tapi anakku, apakah kamu bisa menjamin jika setiap hari buah mangga itu akan jatuh dengan jumlah yang banyak? Tidak jawab sang anak.

Sang ayah tersenyum dan berkata; betul wahai anakku. Inilah tipe manusia yang belajar seadanya. Harapan bapak, janganlah menjadi seorang siswa seperti ini. Siswa dengan tipe seperti ini tidak akan pernah berkembang. Dia hanya menunggu tugas dari gurunya, PR dari gurunya, dan hanya akan belajar jika dia pergi ke sekolah. Sampai di Rumah, dia akan lupa segalanya, yang dia tahu hanyalah waktu untuk bermain saja. Bahkan, ada juga yang sibuk dengan bermain disekolah. Aku tidak akan seperti itu ayah, sebab aku mau menjadi orang yang sukses, lanjut sang anak.

2. Menjolok mangga dengan Alat/Galah
Bapak juga melihat ada kerumunan orang yang sedang berusaha keras menjolok-jolok buah mangga sampai buah mangga tersebut jatuh, setelah itu lalu mereka mengutipnya. Nah, ini dia tipe orang yang mau berusaha keras. Siswa dengan tipe seperti ini adalah siswa yang mandiri dengan bekerja keras untuk mendisiplinkan dirinya agar menjadi siswa yang rajin dalam belajar.

Dia tidak menunggu belajar hanya saat ada tugas dari Gurunya, tapi dia akan terus belajar baik disekolah maupun dirumah tanpa ada paksaan dan kewajiban tugas dari sekolah, siswa yang seperti ini adalah siswa yang akan mencapai perkembangan pesat untuk mencapai kesuksesan. Saya mau jadi siswa seperti ini pak !, jawab sang anak, pasti anakku jawab sang ayah, sambil mengelus kepala sang anak.

3. Memanjat Pohon Mangga dan Mengambil Buahnya
Ayah, bagaimana dengan tipe yang ketiga, Tanya sang anak. Wah, ternyata kamu masih penasaran ya. Hmm, bapak sedikit kagum dengan sekelompok orang yang dengan cepat dan sigapnya saat mereka memanjat pohon mangga yang begitu besar. Skill dan keahlian mereka dalam memanjat sangat memuaskan, ketika mereka berhasil memanjat buah mangga tersebut, mereka dengan mudahnya memilih dan mengambil buah mangga yang masak dan segar dengan jumlah yang sangat pantastis.

Inilah tipe dan kreteria siswa yangtelah berhasil menghimpun seluruh pelajaran dimasa sekolahnya. Ilmu yang disampaikan Gurunya serta Ilmu yang dia pelajari telah menjadi satu kesatuan sehingga membentuk dirinya menjadi siswa yang siap terjun dan siap mengaplikasikan ilmunya kepada siapa saja sesuai dengan keahlian yang dia punya. Tipe seperti ini merupakan tipe yang wajib diikuti oleh kita semua.

4. Menjadi Boss yang menanti kedatangan buah mangga
Nah, anakku, ayah sangat takjub melihat beberapa orang yang duduk tenang melihat-lihat buah mangga saja. Kenapa bapak kagum dengan orang yang hanya melihati buah mangga itu pak, hehehe, mereka melihat-lihat buah mangga yang sudah dikumpulkan oleh para anggotanya. Jadi mereka itu boss wahai anakku. Mereka dulunya tukang tunggu mangga jatuh, tapi mereka berkembang menjadi tukang jolok mangga, kemudia mereka bermetamorposis menjadi ahli panjat dan sekarang mereka telah menjadi Boss.

Sekarang, posisi yang keempat ini telah ayah miliki. Dulu Bapak merangkak-rangkak membaca, menulis dan menghapal. Namun, seiring waktu, Bapak terus berusaha keras untuk mandiri dalam belajar. Bapak Menentukan mana hal utama yang akan Bapak pelajari, kemudian dengan hasil jerih payah bapak dalam belajar, akhirnya bapak punya skil dan keahlian menjadi seorang pengusaha, dan hasil itu telah bapak nikmati saat ini.
Jadi, bapak berharap kamu seperti itu ya nak, jadilah siswa yang mandiri dalam belajar dan mampu mendisiplinkan sifat dan kemauan kamu untuk menjadi siswa yang penuh dengan semagat untuk terus menggali ilmu pengetahuan khususnya ilmu keagamaan guna mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله لِي وَ لَكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ, فَا سْتَغْفِرُوْهُ أَنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم


Artikelnya sudah di share, makasih ya !

Mau Artikel Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF

You Might Also Like:

Next
Ini adalah Halaman Pertama
Previous
Next Post »

Saya akan sangat senang jika ada komentar yang membangun, tetapi:

*Jangan komentar SPAM
*Jangan menanam link
*Jangan ada unsur sara, Fornografi dan memojokkan

Komentar yang melanggar akan dimasukkan kedalam daftar SPAM dan tidak akan diijinkan lagi.

Icon:
:) ^_^ :D =D (smile dan tertawa)
:( =( (marah dan Bingung)
:-bd :-d (oke)
|o| (tepuk tangan)

By: Terwujud.com
Terima Kasih!!

Copyright © 2014 Terwujud.com - All Rights Reserved